Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Asisten 1 Setda NTT, Erni Usboko Akui 12 Tahun Kerja Nyata PKBI NTT

Rabu, 05 Juni 2024 | 8:16 AM WIB | 0 Views Last Updated 2024-06-05T12:06:10Z
Xdetiik
Asisten 1 Setda NTT membuka kegiatan Musda ke-XII PKBI NTT di Hotel Neo Aston.


XDetiik.com, KUPANG - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dra. Bernadeta Meriani Usboko, M.Si, mengakui kerja nyata yang telah dilakukan oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) di NTT selama 12 Tahun yang lalu.


Hal ini disampaikan oleh Dra. Bernadeta Meriani Usboko, M.Si, kepada sejumlah media usai mewakili Pj. Gubernur NTT, Ayodhia G. Kalake dalam membuka dengan resmi Musyawarah ke-XII PKBI NTT di Hotel Neo Aston Kupang pada Selasa, (04/6/2024).


"Kita mesti mengakui dan salut atas kerja-kerja yang telah dilakukan oleh PKBI NTT. Karena melalui PKBI yang telah lahir 12 tahun lalu di NTT secara khusus telah menunjukkan bahwa kerjanya telah nyata, yakni bergabung di dalam kegiatan-kegiatan kependidikan dan kegiatan kesehatan," ungkap Bernadeta.


Erni Usboko, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa melalui pendidikan, "PKBI NTT memberikan sumbangan atau dorongan bagi remaja-remaja putri untuk mengkonsumsikan tablet tambah darah," jelasnya.


Sedangkan, lanjutnya, di sisi kesehatan, PKBI NTT menopang untuk anak-anak memperoleh imunisasi secara lengkap.

"PKBI NTT juga mendorong anak-anak itu bisa mengunjungi Posyandu. Kemudian ibu-ibu hamil juga dapat perhatian. Melalui posyandu kemudian juga di situlah bagaimana sosialisasi-sosialisasi yang telah dilakukan dengan berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi para remaja," paparnya, gembira.


Agar, lanjut Erni, mereka (PKBI) melihat sekolah menghindari Pernikahan Dini dan kekerasan. "Baik itu kekerasan fisik maupun kekerasan verbal ataupun gagasan fisik lainnya. Ini luar biasa," terangnya.


Erni menyebut kerja-kerja itu telah dilakukan oleh PKBI. "Terutama untuk memberantas atau mencegah penyalahgunaan narkoba dan juga menghindari atau mencegah terjadinya HIV Aids dan itu saya tahu persis telah dilakukan oleh PKBI," bebernya.


Menurut Asisten 1 Setda NTT, selama ini dan mungkin masih ada kerja-kerja yang lain tapi Setahu dirinya tentang PKBI sampai dengan saat ini bahwa "PKBI sudah bekerja cukup masif. Tadi saya bilang tinggal pakai/gunakan segala media untuk mengkampanyekan giat-giat yang telah dikerjakan," kata Erni.


Ia juga menerangkan bahwa secara presentasi tentu yang lebih tahu PKB sendiri. "Karena saya tidak hafal satu persatu. Tetapi kita lihat bahwa angka untuk stunting menurut yang kita gunakan SKI (Survei Kesehatan Indonesia) 46 lebih. Sekarang 37 lebih atau kita menggunakan e-PPGBM (e-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat), Saya tidak tahu yang lalu 20% lebih tapi sekarang posisi kita 15,2%," urainya.


Contoh, katanya, untuk kesehatan bagi anak melalui stunting. "Kemudian imunisasi kita mencapai 98% lebih. Kurang sedikit. Ini adalah kerja-kerja yang telah dilakukan oleh PKBI juga bersinergi dengan pemerintah. Namun secara pasti berapa persentase dan di mana itu yang lebih tahu PKBI sendiri," kata Erni.


Dikatakannya, mengenai pendidikan, dilihat bahwa anak-anak angka drop out, "memang Saya tidak tahu persis. Karena yang yang tahu adalah Dinas Pendidikan. Tetapi angka drop out bagi kita untuk Paket A, B dan C juga sudah menurun. Karena banyak anak-anak kita yang sudah sekolah. Contohnya dilihat dari angka pengangguran kita saat ini mungkin 19,5% lebih dibandingkan dengan tahun-tahun kemarin," jelas Usboko.


Kemudian, lanjutnya, juga tinggal mereka bergiat.  Anak-anak bergiat supaya apa yang telah dilakukan oleh PKBI yang telah bersinergi dengan pemerintah, "kita dorong terus-menerus supaya mereka bisa memanfaatkan untuk mengisi pembangunan. Apalagi kita mau masuk dalam Indonesia emas di 2045," tegasnya.


Ia juga mengharapkan bahwa mesti betul-betul  menyiapkan generasi penerus yang unggul dan Prima. "Pertama dalam hal keakhlakan, dalam moral, nilai agama. Kemudian kognitif psikomotoriknya dan tentu berdampak pada Attitude untuk misi pembangunan yang lebih baik," harapnya.

Fiand**

×
Berita Terbaru Update