![]() |
| Foto Ketua PIA Ardya Garini saat diawak Media bersama Danlanud El Tari Kupang |
XDetiik.com, KUPANG - Pentingnya Karakter dalam membentuk kepribadian sehingga bisa membedakan mana yang baik, mana yang benar, mana yang harus dengan bijaksana.
Demikian disampaikan Ketua PIA Ardya Garini Cabang 14/D.II Lanud El Tari, Ny. Simone Aldrin Petrus Mongan di momen Pengumuman Kelulusan sebanyak 39 Siswa-siswi di SMP Angkasa, Lanud El Tari Kupang. Rabu, (15/06/2022).
Acara Pengumuman Kelulusan Siswa-siswi SMP Angkasa dengan mengusung tema; "ANGKASA EL TARI SCHOOLS" FINISHING STRONG CREATIVITY AND ART PERFORMANCE AND THE CLOSING OF SCHOOL YEAR 2021/2022
Ketua PIA Ardya juga menuturkan bahwa, Jikalau kita menitipberatkan hanya kepada akademik, kepada nilai maka kita tidak ada bedanya, robot pun bisa. Negara dan Bangsa mau jadi apa kalau kita hanya mau dipimpin orang-orang yang menitikberatkan pada akademik tanpa karakter.
" Kita hanya akan seperti orang-orang pemimpin yang mungkin mereka cerdas tapi mereka tidak punya karakter ataupun hati, sehingga karakter dengan hati itu sangat penting dalam membentuk kepribadian seseorang sehingga bisa membedakan mana yang baik, mana yang benar, mana yang harus dengan bijaksana." Ungkap Ny. Simone yang juga sebagai Istri dari Danlanud El Tari
Lanjutnya, Kalau orang yang hanya dengan 'akademi' saja tanpa melihat keadaan, situasi apa yang sedang dialami orang-orang sekitar. Sehingga menurut saya karakter biogen itu yang sangat esensial. Misalkan seseorang tidak bisa antri akan terjadi kekacauan sehingga karakter-karakter dalam hal yang sangat kecil itu sangat penting.
" Karena anak-anak emas itu dibentuk ketika dia berusia dini dan itu akan dibawa terus. Kalau kita sudah menanamkan pohon yang berbuah baik pasti akarnya juga baik." Ujarnya
Tambahnya, Anak-anak di SMP Angkasa mereka memang masih di usia muda apalagi SMP itu masanya mencari jati diri sehingga tetap diperlukan supervisi, dorongan, arahan dan pembentukan dari sekolah, orang tua dan orang-orang sekitar, masyarakat sekitar tidak bisa lepas tangan karena itu juga akan membentuk karakter mereka.
Terkait dengan pesan dan kesan,
"Saya harap seperti pepatah 'kejarlah ilmu hingga ke Negeri Cina' itu istilah sampai ke tempat yang paling jauh pun kejarlah ilmu itu karena tadi saya ingatkan mereka juga kalau hanya mengandalkan, mungkin mereka yang punya harta warisan tapi ketika bencana datang atau apapun yang tanpa kita sangka terjadi, segala harta benda itu bisa hilang, tapi mereka diisi dengan ilmu dan ilmu itu ada di kepala mereka, didalam hati mereka, apapun yang terjadi tidak akan pernah ada yang bisa mengambil dalam kepala mereka dan mereka akan surprise apapun apa yang terjadi didepan mereka kalau mereka berisi." Tuturnya
![]() |
| Foto Kepsek SMP Angkasa |
Menurut Kepala Sekolah SMP Angkasa, Katharina Sanam, S.Pd menyampaikam bahwa, Pada hari ini kami meluluskan sebanyak 39 siswa yakni, 17 siswa laki-laki dan 22 siswi perempuan.
" Dengan meluluskan 39 siswa-siswi ini Kami berharap banyak siswa (baru, red) yang bisa mendaftar di Sekolah Angkasa khususnya di SMP Angkasa dengan berbagai macam kegiatan dan juga harapan kami warga masayarakat disekitar sini bisa mendaftarkan anaknya di sekolah ini." Harap Kepsek SMP Angkasa itu
Menyambung yang disampaikan Kepsek SMP Angkasa, Ketua PIA Ardya Garini, Ny. Simone Aldrin Petrus Mongan berkata "ya betul! itu sangat harapkan karena saya berani koq berkompetisi dengan sekolah lain karena kita punya banyak hal kekuatan yang tidak dimiliki sekolah lain, diusia yang sangat kita bisa mengajarkan mereka, mengajak mereka melihat dan mencintai dirgantara, itu tidak bisa ditawarkan oleh sekolah yang lain, mereka bisa masuk melihat pesawat-pesawat bisa menjadi hal yang sangat positif untuk mencintai kedirgantaraan bisa membentuk cita-cita sejak usia dini kemudian kita juga punya kekuatan-kekuatan lain nggak punya, tapi saya nggak mau beberin disini sekarang, kan orang jadi tahu persaingan kita. Jadi untuk boleh tahu apa itu? mari ramai-ramai mendaftar di Sekolah Angkasa." Tutupnya
(Fiand / XD**)



